Suntik Vaksin Meningitis di Bandung Des 2016

Salah satu syarat untuk berangkat umroh adalah vaksin meningitis.

Ibadah umroh dilakukan oleh berjuta manusia berbagai ras yang berkumpul bersama dalam waktu yang sama pada tempat yang sama. Resiko penyakit radang selaput otak besar terjadi. Maka untuk menanggulanginya, vaksin meningitis menjadi syarat bagi para jamaah umroh dan haji.

Pelaksanaan vaksin ini bisa dilakukan di kantor kesehatan pelabuhan. Di Jakarta, beberapa rumah sakit seperti RS. Persahabatan juga sudah menerima layanan ini.

Kalau di Bandung kita bisa pergi ke Bandara Husein Sastranegara, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung terletak di bagian belakang bandaranya, daerah parkiran. Buka senin-jumat pkl. 08.00-15.00 wib

Karena saya baru selesai ambil paspor jam 13 perpanjangan nama dari kantor imigrasi, maka langsung segera menuju ke bandara. Alhamdulillah sampai sana jam 14.30, itu juga cari tempatnya sempat muter dua kali karena gak masuk parkiran, jadinya harus keluar lagi.

Udah deg2an banget lari2 menuju kantornya dan disambut pak satpam petugas di depan pintu masuk kantornya.

“Masih bisa daftar pak?” Sambil hah heh hoh gendong habib. Abi masih cari parkiran, si umi lari duluan ngetek daftar

“Bisa bu, bawa syaratnya?” Alhmdlh beliau ramah. Saya mengangguk dan mulai mengeluarkan gepokan berkas dari dalam tas ke atas meja pendaftaran yang memang sudah disediakan di depan pintu masuk

“Lain kali jangan mepet gini bu, kalau gbs dilayani gimana? Sebentar lagi habis waktunya. Buat berapa orang bu?”

“Makasih pak, iya pak, soalnya baru ambil paspornya pak. Daftar 6 orang ya pak..”

Dan si bapak pun langsung bantuin ngisi formulir, kasian meureun liat ibu2 keringetan bawa bayi ngisi ENAM formuliiir 😀 sambil berdirii hehe

Syaratnya :

1. Fc paspor terbaru 1x

2. Pasfoto 4×6 background putih, closeup 80% 1bh 

(klo ke studio foto tinggal bilang buat umroh pasti udah tau yang kaya’ gimana. Karena ini sekalian juga buat ngajuin visa. Utk visa perlu pas foto ukuran 3×4: 5bh dan 4×6: 5bh)

Nah setiap orang dipisahkan syaratnya, masing2 fc paspor dan foto ini, dihekter bareng form permohonan vaksin meningitis yang dikasih petugas di awal tadi 

Habis diisi, formulir ini dikumpulin ke bapaknya, diberi nomor urut dan beliau bawa masuk ke dalam ruangan. Kita diminta duduk nunggu sampai dipanggil nomornya di luar. 

Setelah dipanggil nomor, kita masuk ke ruangan dan diminta duduk dulu menunggu panggilan lain lagi.

Panggilan ini utk maju ke meja 1, petugas memverifikasi data kita.

Bagi dewasa, kita akan diukur suhu badan, ditanya berat dan tinggi badan, serta diukur tekanan darah pakai alat keren yang kita tinggal masukin lengan kanan ke dalam lubang. Anak2 mah gak usah, cukup ukur suhu tubuh pakai termometer yang didekatkan ke kepala, gak perlu sentuh. Sudah selesai, dipersilakan duduk lagi sampai dipanggil masuk ke ruang vaksin

Itu alat berlubang buat masukin tangan ngukur tekanan darah

Saat nama kita dipanggil, kita dipersilakan masuk ruangan vaksin. Bapak2 diminta duduk di line1, wanita di belakangnya. Dan wanita usia 15-45thn subur dipisahkan juga duduk di line samping karena harus menguji urine utk tes kesuburan. Wanita hamil tidak diperbolehkan untuk divaksin karena bs menyebabkan cacat janin.

Sebelum dimulai, petugas memberikan penyuluhan singkat dulu tentang vaksin meningitis ini. Kemudian juga ditawarkan untuk vaksin influenza, karena jumlah orang banyak yang berkumpul saat umroh memungkinkan penyebaran penyakit sangat cepat lewat udara, terutama influenza karena perbedaan suhu dengan tanah air.

Biaya vaksin meningitis 305 rb di lengan kanan.

Vaksin influenza 150rb di lengan kiri.

Ibu2 diberi testpack dan wadah plastik utk dibawa masuk ke kamar mandi di ruangan itu dan melakukan tes urin. Hasilnya ditunjukkan pada petugas. Jika negatif boleh untuk disuntik

Daaan… Baby habib keren pisan laaah.. Dia gak nangis disuntik 2x cobaaa

Masya allah tabarokallah yaa.. Sebelumnya di ruang tunggu udah ummi bilangin kalau sebentar lagi akan disuntik dua kali, agak sakit, jadinya boleh kalau mau nangis tapi sebentar aja.

Berhubung ummi mau ke toilet testpack, maka yg pegangin habib adalah abi, dan ummi yg ajak obrol. Petugasnya sampai bengong saat habib diem dan cuman hampir mewek sebelum dipeluk ummi

Ealah malah mas umar dan mas salman yang heboh ketakutan. Tp setelah liat habib, gengsiii dong.. Hihi.. Memang setelah suntik, sensasi yg terasa adalah pegal di lengan seperti umumnya suntik lainnya. Kata petugasnya kalau ada demam boleh dikasih parasetamol.

Oya, bayi memang wajib suntik meningitis ini, mulai usia 6bln katanya. Habib kan baru 2thnnya nanti januar, jd juga masih bayi yg dikasih vaksinnya beda dengan dewasa. Keluaran novartis, bukan biofarma, namanya….

Suasana penyuntikan vaksin di dalam ruangan. Kami dipanggil per 10 orang.

Setelah selesai diminta menunggu di luar untuk melakukan pembayaran. Cash disiapkan ya sodara2 daripada kaya abi ngambil jalan dulu ke atm. Maklum rombongan jadi biayanya juga rombongan hehe..


Sudah melakukan pembayaran dapat kuitansi dan menunggu untuk diberikan buku kuning vaksin. Alhamdulillah beres jam 16.30. Lancaar..

Ini struk bayar vaksin meningitis khusus baby, harganya lebih mahal. 330rb

Konon kabarnya orang2 antri sejak subuh seperti ke imigrasi untuk suntik ini. Berarti sebetulnya enakan kami yang datang mepet udah mau habis pasien. Tp mmg untung2an kalau vaksinnya keburu habis, bisa jadi gak kebagian. Rezekinya masing2 lah ya. Tapi memang kantornya sangat kecil untuk menampung calon jamaah dari jawa barat mah. Semoga bs segera meningkatkan fasilitas 🙂

Mari kita pulaaang..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s