Pengurusan Perpanjangan Paspor di Bandung Des 2016 (2)

Selasa, 6 Desember 2016.

Jam 05.30 kami sudah standby di kantor imigrasi jl. Surapati, agak parno karena kejadian kemarin yang terlewat kesempatan karena kelalaian yang tidak perlu.

Pintu depan kantor imigrasi jl. Surapati bandung

Alhamdulillah dapat nomor 41. Bayangkan kantor baru buka jam 06 di hari selasa, kami dtg setengah jam sblmnya sdh dapat nomor puluhan tsb. Yang lain antri dari jam brp?

Pukul 06 teng loket pendaftaran dibuka. Salut dengan ketepatan waktunya. Yeaayy.. Senin, rabu, jumat kantor buka jam 7.30. Selasa dan kamis buka mulai jam 06. Pagi2 sudah pada rapi ngumpul di imigrasi 😀

Peserta dipanggil maju tiap 10 orang sesuai nomor antrian. Meja walk in dan meja online dipisahkan. Hati2 jangan sampai salah duduk.

Nomor 41 dipanggil, semua berkas asli dicek petugas (KTP, KK, Akta kelahiran, buku nikah, paspor lama). Krn data sidikjari kita sudah biometri, ini sekaligus membuat semua data terkomputerisasi dg baik. Tinggal cek nama kita, petugas sdh tau kita akan perpanjangan atau bikin baru.

Jadi kalau paspor ilang, jangan coba2 ngaku mau buat baru aja, bisa2 masalah karena data kita sudah terekap pernah memiliki paspor.

Setiap nama akan mendapat satu berkas map kuning berisi dokumen yang harus diisi. Setelah semua berkas lengkap, kita baru diberi nomor antrian untuk wawancara dan difoto. Jika ada berkas asli yang tertinggal dan sedang diantar oleh gojek, maka kita tetap hrs menunggu dulu, dan menunjukkan berkas aslinya, tidak bs mendapat nomor antrian. Pastikan semua berkas lengkap dulu baru maju. Oya, yang ktpnya belum e-ktp juga tdk bs diproses kecuali sudah membawa surat keterangan dan resi pengurusan e ktp dari kecamatan tempat tinggal kita. Jangan sampe pulang lagi untuk urus ini itu deh. Cek n ricek dokumen.

 Jika kita akan mengurus paspor anak, ayah wajib hadir dan ada form tambahan berupa pernyataan ortu yang diberikan untuk diisi ortu dan di ttd di atas materai. 

Jika ayah tidak bs hadir, maka wajib membuat surat kuasa menunjuk istrinya untuk mengurus paspor anak2 atas nama A,B,C, ttd di atas materai.

Alhamdulillah berkas lengkap, kami menuju kursi tunggu di depan loket foto dan wawancara sambil mengisi semua form

Nomor 41 padahal sudah datang jam stgh6. Tapi tenang aja, cepat kok cek berkasnya

Dapat map kuning berisi berkas yg harus diisi dan dapat nomor antrian loket. Per nama, per satu map dan satu loket. Pilib tujuan pembuatan paspor baru, atau perpanjangan atau tambah nama

Jangan lupa bawa materai 1pcs utk mengisi form ini. Surat pernyataan mengurus paspor.

Form tambahan bagi anak yang diberikan pihak imigrasi agar diisi oleh orang tua dan di ttd di atas materai.

Saya mengisi kelengkapan berkas untuk 4 orang pengaju perpanjangan paspor. Lumayaaan isi satu2.. Sambil tempel2 materai. Jadi, kalau dewasa kita perlu hanya 1 materai saja, tp kalau anak, kita memerlukan 2 materai krn ada tambahan dokumen surat pernyataan ortu yang juga perlu bermaterai.

Alhamdulillah pas saat selesai mengisi form, nomor kami dipanggil utk wawancara di counter yang tertulis. Bapaknya ramah pisan alhamdulillah, membuat saya yang sambil rempong bawa banyak map dan gendong habib gak geumpeur. Bapaknya memisahkan saya dan abinya untuk dampingi anak2 supaya cepat. Saya dan azka di counter satu, abi bersama umar dan salman di counter sebelahnya. 

Serahkan map kuning berisi form yg sdh lengkap terisi beserta lampiran fotokopian dokumen yang diperlukan (fc ktp, fc akta lahir, fc kk, fc buku nikah, fc paspor lama) untuk diproses komputer dan kita diambil data 10 sidik jari lagi.

Kita akan ditanya mau kemana bikin paspor. Jika mau umroh, maka harus menyertakan dokumen surat keterangan dari biro umroh terdaftar bahwa kita memang jamaahnya dan akan melakukan umroh pada tanggal sekian. Kalau ini tidak ada, paspor tidak bisa diproses. Juga perlu dilakukan penambahan nama menjadi 3 suku kata.

Kalau bilang mau liburan mah beres. Gak perlu sertakan dokumen apa2.

Paspor lama saya kan sudah tambah nama jadi 3 suku kata, dikira teh paspor baru sudah akan otomatis membuat tambahan nama. Ternyata eh ternyata, perpanjangan paspor akan menyesuaikan nama dengan akte lahir. Berhubung nama di akte ada tanda baca curek, yg tdk bs dipakai, itu jadi hilang dan menyambung ke kata sebelumnya, hingga nama saya hanya 2 kata..

Bapaknya bilang, nanti klo sudah jadi paspornya, bisa ajukan kembali untuk penambahan nama. Jangan lupa bawa surat keterangan dari biro umroh. Hoho.. Tau gitu pingin ngurus sekalian harusnya bisa ya, kalau bawa surat biro sejak awal.. *_*

Takdirnya hrs menjalani proses satu satu..

Kemudian kita diambil foto. Jangan gunakan jilbab atau baju warna putih atau abu ya, gunakan warna kontras agar jelas hasilnya. Setelah selesai semua, kita menerima resi pengantar untuk pembayaran biaya pembuatan paspor Rp. 355rb di bank manapun. Gak harus di BNI kaya dulu. Klo pembayaran sebelum jam 12 siang, 3 hari kerja kemudian paspor kita sdh bisa diambil.

Kalo kami urus selasa, berarti jumat sudah bisa jadi paspornya. Dan alhmdlh jam 7.30 kami sudah beres dari kantor imigrasi. Cepet kan? Yuk cus menuju bank terdekat untuk pembayaran. Kami kmrn ke bank muamalat, ternyata tellernya blm tersosialisasi hal ini kynya. Mgkn jarang yg bayar paspor di muamalat jd prosesnya agak lama. Saran sih ke BNI atau BRI aja biar cepet.

Menunggu di depan loket antian wawancara dan foto

Kita dapat surat pengantar pembayaran ini untuk dibawa ke bank. Seelah bayar, dilampirkan kuitansi di belakangnya untuk kita bisa dapat nomor antrian pengambilan paspor h+3 hari kerja setelahnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s