Pengurusan perpanjangan paspor di Bandung Des 2016

Prinsipnya memang sedia payung sebelum hujan. Siap paspor sebelum kalap ada tiket promo pesawat murah. Hehe..

Sudah lama pengeeen banget bisa umroh sekeluarga.. Selama ini kan berdua abi terus, anak2 dititip ayah mamah. Kemudian ketemu sama postingan umroh backpackernya mba julia wingantini. Dan langsung banyak2 sholawat semoga ada jalan dan kesempatan ditakdirkan bisa berangkat sekeluarga.

Begitu dapet info tiket murah kuala lumpur jeddah di bulan Jan 2017, langsung galaaau.. Diskusi sama abi dan taraaa.. Alhamdulillah ada dana dan dapet izin deh buat booking tiket. Epic banget ternyata.. Perasaan semua paspor aman thn 2020.. Pas mau issued, langsung bengong karenaaa ternyataaaa… Paspor umi dan tiga kakak exp maret 2017. Brarti kurang dari 6bulan jadwal keberangkataan..

Cuman punya habib dan abi aja yang 2020.. Ealaaah.. Baru keingetan, dulu kakak2 buat paspor pas mau ke sing dan legoland malaysia, sebelum ummi hamil habib.. Nah kalo habib, bikin paspornya pas mau ke lebanon..

Sudahlah yaa.. Singkat cerita, langsung googling cara2 perpanjangan paspor.. Lupa lagii euy..

Ada kabar gembira bahwa selain ke kantor imigrasi di jl. surapati, bisa juga di unit layanan paspor soekarno hatta. Berhubung yg kedua ini lebih dekat dari rumah, maka preparing semua berkas untuk perpanjangan.

Berikut persyaratan yang diperlukan untuk mengurus perpanjangan paspor: 

1. Fc kartu keluarga dan asli

2. Fc KTP dan asli (Fc di kertas a4, jangan dipotong seukuran ktp dan bukan diperbesar seukuran a4)

3. Fc Akte kelahiran dan asli

4. Fc buku nikah dan asli

5. Fc paspor lama dan asli

6. Buat anak2 ada tambahan : 

-Fc ktp ayah dan ibu digabung dalam satu kertas a4

-Fc paspor ayah dan ibu digabung dalam satu kertas a4

-Surat pernyataan orang tua bahwa anak yang diurus paspornya menjadi tanggungjawab orang tua. Form disediakan kantor imigrasi, ga usah bikin sendiri. Kita tinggal ttd di atas materai

7. Materai

8. Pulpen hitam

Pengurusan perpanjangan paspor ini bisa datang langsung ataupun lewat online. Dulu pas bikin untuk abi dan habib pernah lewat online. Lumayan ringkes, tapi kelemahannya, kita baru bisa hadir menunggu tanggal yang dijadwalkan oleh imigrasi. Hal yang agak sulit ditempuh jika sedang diburu waktu. Apalagi saat mencoba akses webnya, ternyata gagal terus. Maka dikuatkan tekad untuk siap mengurus dengan datang langsung hari senin 5 des 2016. Mba azka dijemput dari asrama dan izin uas hari pertama *_* 

Senin subuh dimulai aktivitas persiapan pagi hari endebray endebray.. Dan entah mengapa rombongan ini begitu sulit bergegas. Akhirnya kami jam7 baru brgkt. Padahal review pengalaman lain, sudah pada antri di depan kantor imigrasi dari subuh atau jam 05.30. Bismillah pasrah saja.. Dan ternyata pemirsa, jalan soekarno hatta itu macet nian diiringi hujan rintik yang sendu.. Kami sampai gedung bina citra samping Bandung Convention Center, pkl. 08 dan langsung naik lift ke lantai3.

Sampai sana, disambut bapak penjaga yg sedang memberikan penjelasan  kepada calon pengurus paspor lain seperti kami yg baru datang. Katanya pendaftaran sudah ditutup karena sdh ada antrian sampai 100. Hah? Saya menanyakan bukannya pengambilan nomor pendaftaran waktunya tertulis jam 7.30-10? Kok jam 8 saat kami sampai sdh ditutup?

Bapak penjaganya bilang silakan kalau mau menunggu, siapa tau masih bisa diproses. Tp kita gak dikasih nomor antrian dan juga tdk dijamin bisa mengajukan paspor hari itu. Memang sudah banyak yg duduk mengantri di kursi sih.. Hmm.. Melihat ketidakpastian yang sangat tidak bisa diukur, maka kami memutuskan untuk pergi dari sana dan mencoba peruntungan ke kantor imigrasi jl. Surapati. Bismillah menembus macetnya Bandung.

Sampai di surapati jam9, dan alhamdulillah kami msh bisa mengambil nomor antrian.. Yeay !!


Jadwal di kantor imigrasi jl. Surapati itu adalah senin, rabu, jumat jam 7.30-10.00. Selasa kamis jam 06.00-10.00 wib. Maka, kami masih berhak mengambil nomor antrian krn belum jam 10.

Saat sudah memegang nomor antrian,kita dipersilakan untuk menunggu panggilan sambil mempersiapkan berkas dokumen asli. Jika mengurus masih dalam 1 keluarga, boleh ambil 1 nomor antrian meskipun untuk 4 orang kaya’ saya. Kami menunggu di kursi yg agak jauh sambil memasang telinga menyimak nomor yang dipanggil. Area tunggu di depan loketnya hanya untuk yang sudah memiliki nomor yang dekat. Pemanggilan dilakukan per 10 orang, diseling antara yang mengurus dengan datang langsung maupun dengan pendaftaran online. Abi masih di luar mencari parkiran. Oya tips parkir mobil jika penuh bisa di samping kanan gedung imigrasi (dinas apa ya lupa), masuk dan biaya parkirnya 5rb ke mamangnya.

Karena nomor kami 226, masih jauh.. Maka kami cukup santai menunggu sambil menonton acara komedi lucu bule di TV yg disediakan..hingga sampailah pada kejanggalan saat tidak terdengar lagi nomor yang dipanggil dan jam sdh menunjukkan pukul 10.30..

Padahal saya yakin nomor terakhir yang dipanggil menggunakan mic itu masih berjarak 5nomor, harusnya tidak terlalu jauh… Perasaan saya tidak enak, dan dengan lutut lemas, saya menuju lokasi pengecekan berkas dan pendaftaran yang sudah sepi dan kursi2nya ditumpuk rapi..

Dan benarlah dugaan saya, pendaftaran sudah ditutup jam 10.00. Itulah batas akhir petugas mengeluarkan nomor pemberkasan secara komputerisasi. Lewat itu sudah tidak bisa. Mau nangis rasanya.. Kok bisa kelewat..

Ternyata jika mendekati jam10, semua pemilik nomor antrian standby di dekat counter pengecekan dan pendaftaran..jd tidak perlu dipanggil nomor sampai selesai.. Protes saya yang merasa tidak dipanggil tidak berguna karena diatas jam10 memang kantor sdh tdk bisa mengeluarkan map isian untuk pengajuan paspor. Komputernya sudah mati.

Kami diminta kembali esok hari. Dhuuaarr..!!

Sungguh kesalahan fatal. Kelalaian yang bodoh. Tips #2 : duduk/berdiri di dekat area pendaftaran supaya msh bisa memantau. Jangan spt kami yang duduk agak jauh sehingga bisa terlewat !

Speechless.. Agendanya seharusnya adalah memulangkan mb azka ke subang setelah urus paspor ini, agar bisa lanjut uas hari besok selasanya.. Tapi karena insiden ini.. Maka dengan terpaksa mb azka harus menambah stay di bdg 1hari lagi.. Siap2 susulan uas 4 mapel *_*

Abi cukup kecewa dan ‘marah’ dengan kejadian ini. Aku berusaha ikhlas. Pasti Allah punya rencana yg lbh baik jika hari ini kami tidak ditakdirkan mengurus paspor, padahal kesempatan sudah di depan mata.

Husnudzonku sih karena nomor yang jauh, bisa2 kami hrs stay sampai jam 16, kasihan habib ikut bisa kecapaian.. Maka lebih baik datang kembali esoknya. Bismillaah..

Bersambung ke

Pengurusan Perpanjangan Paspor di Bandung (2)

Nomor 200 lebihan gini bisa2 pulang maghrib. Allah Maha Tahu

Nunggu sambil nonton laugh comedy yang terlalu konsen sampe gak mantau posko pendaftaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s