Pertanyaan hs klrg nurhadi

​[12/9, 20:30] T Cici Frikza Ahmad Panahan: 1. Sejak kapan anak2 hs?

[12/9, 20:31] T Cici Frikza Ahmad Panahan: 2. Kenapa memutuskan hs?

[12/9, 20:31] T Cici Frikza Ahmad Panahan: 3. Gmn ceritanya mulai memilih dan menjalani hs?

[12/9, 20:32] T Cici Frikza Ahmad Panahan: 4. Siapa yg berperan besar dlm proses unschooling ini?

[12/9, 20:37] T Cici Frikza Ahmad Panahan: 5. Boleh tau, gmn jdwl anak2 psca hs&kesan anak2 ketika menjalaniny?

[12/9, 20:39] T Cici Frikza Ahmad Panahan: 6. Putri pertama teteh boarding, dan 2 putra teteh hs.. dr kedua hal ini, mgkn teteh ada insight atau masukan atau pesan kesan utk para bunda ttg metode pendidikan yg tepat utk ananda?

[12/9, 20:40] T Cici Frikza Ahmad Panahan: 7. Khusus utk hs yg sdh dijalani, ada kesan dan pesan yg ingin teteh bagi? 🙂

[12/9, 21:13] iin churin in: Baru tahun ajaran ini, 2016/2017 umar dan salman tdk lagi lanjut sekolah formalnya

[12/14, 03:47] iin churin in: Tahun ini krg lebih kami menamainya: tahun exploring dan bonding. 
Dua hal yg mmg agak sulit dimiliki saat sekolah formal kmrn. Mengingat waktu sekolah yg full dari pagi sampai sore hingga sering mghrb anak2 baru smp rmh dan sdh kelelahan. Interaksi dg keluarga (ortu) tentunya juga terbatas.

Maka saat libur ramadhan kmrn kami memutuskan utk exploring bakat minat dg memaparkan pada bbg kegiatan sebagai stimulusnya.

Krn kalau dlm hal akademik kami rasa tdk ada masalah insya allah. Alhmdlh umar& salman berada dlm peringkat 3besar di sekolahnya selama ini.

Saat HS ini, kami fokus dulu pada mapel yg di UN kan dan itu jdwlny sepekan 3x@2jam (abi dan umminya yg ngajar) alhmdlh sdh tercover. Sisanya exploring kegiatan saja

[12/14, 03:50] iin churin in: Oya sbg tambahan, menurut saya, tdk semua keluarga harus hs, tdk semua anak harus hs, krn juga blm tentu yg hs lbh baik dari sekolah formal dan begitupun sebaliknya. Msg2 memiliki konsekuensi dan setiap klrg memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda2. Maka pilihan dari sekolah formal ke hs juga bkn harga mati bagi klrg kami. Sgt mungkin thn ini cocok dilakukan hs ssuai visi misi klrg, thn dpn memilih sekolah formal dst. Terbuka saja. Tapi tentunya hrs berdasarkan perencanaan yang matang

[12/14, 03:57] iin churin in: Alhmdlh saya dan suami sepakat soal prioritas pendidikan anak. Dan aktivitas usaha yg kami jalani skrg memungkinkan kami sbg orangtua utk intens ‘memegang kendali’ pendidikan anak2.

Wacana HS sdh beredar di klrg 3thn belakangan baik lewat buku2, bergabung di komunitas medsos maupun berinteraksi dg para pelaku HS. Dan kami sgt mengapresiasi hal ini.

Spt yg dsampaikan, saat ramadhan lalu, libur 1bln adalah project keluarga utk bonding. Semua bergabung krn sulung juga sdh libur dari pesantrennya. Dan kami sgt menikmati kegiatan bersama termasuk project travelling keluarga yang di sepanjang jalannya adalah proses belajar keluarga. Semua orang sangat menikmati hal ini. Maka abi sbg pemimpin memutuskan hasil musyawarah bhw thn ini kami hs utk umar dan salman. Bismillah

[12/14, 03:59] iin churin in: Tentunya kepala sekolah klrg kami aka Abinya anak2 yang memutuskan. Dan saya bertugas mengesekusi dg segera. Dg pamitan pada sekolah lama, mengurus kepindahan, mencari bbg kgiatan yg ditawarkan, mengusulkan aneka program dst

[12/14, 04:00] iin churin in: Betul jika dikatakan bhw suami istri hrs kompak utk menjalankan hs ini. Harus satu suhu, satu pemahaman. Krn hrs saling menguatkan dan membackup

[12/14, 04:01] iin churin in: Karena sbg ortu hs, kami justru hrs belajar lbh banyak hal sbg amunisi utk handling anak2

[12/14, 04:09] iin churin in: Awal hs tentunya sambil meraba metode apa yg paling pas bagi kami dan membuat jadwal harian yg ckp ketat per jam di setiap harinya dg titik tekan kompetensi pmbelajaran.

Tapi kmd kami lbh fleksibel 😬 dan lbh menitikberatkan pd exploring bakat minat lwt bbg kegiatan baik itu outsource kursus maupun brgabung di kegiatan offline komunitas.

Tentu saja anak2 lbh enjoy dan happy krn mereka belajar hal yang mereka sukai dan menjadi minatnya, cthnya bs belajar lbh bnyk ttg pemrograman komputer atau ikut panahan dan berenang. Ataupun terlibat keg outdoor leluasa lwt komunitas pramuka hs. Tp juga ada kegiatan yg mrk mmg wajib melakukannya seperti tahfidz krn capaian  klrg yg disepakati, dg waktu yg lbh banyak dbanding saat sekolah formal dahulu.

Yang jelas setiap hari kami memiliki jadwal exploring ini sbg keg rutin, sisanya baru diseling aktivitas akademis, membaca, menulis maupun lifeskill.

Bonusnya tentunya bonding klrg lebih kuat. Kemana2 kami bersama, dan ini menyenangkan sekali alhmdlh 😁

[12/14, 04:19] iin churin in: Spt disampaikan di awal, pilihan hs dan sekolah formal bagi kami bkn harga mati. Salah satunya yg mjd kesepakatan saya dan suami saat ini misalnya saat anak usia SMP, maka pilihan kami mmg boarding. Krn inilah saat anak membangun jati dirinya dg basic yg hrs kuat. Berada dlm lingkungan sebaya yang baik akan menstimulus konsep diri dan kemandiriannya. Krn dia akan berlaku sebagai siapa dirinya. Hal ini sesuai pula dg konsep balighnya, bhw saat itu tiba maka dia bertgjwb thd amalannya krn sdh terpisah hisabnya. Semua yg dilakukannya sdh memiliki konsekuensi yg hrs siap diemban oleh dirinya sendiri sbg pribadi. Keluar dari zona ‘nyaman’ sbg anak dari umi abinya. Tp sdh menjadi seorang baligh. Maka umar pun saat ini sdg kami persiapkan utk bisa boarding saat SMP nanti.

Adapun saat lulus SMP, smanya insya allah kembali berkumpul bersama klrg di bdg. Entah itu sekolah formal maupun hs krn sdh lbh intens persiapan masa depan menuju kuliahnya. Justru sdh hrs fokus menemukan minat dan bakatnya dan sdh lbh banyak magang utk memperluas jaringan sekaligus belajar dari ahlinya utk mengumpulkan ilmu. Wallahu alam. Hari ini, inilah konsep yg diyakini klrg kami, jika nnt Allah memberi petunjuk lain, tentunya juga sangat terbuka dg bbg perubahan. Krn sekali lagi, kami justru adalah pembelajar

[12/14, 04:25] iin churin in: Keep being happy mom and happy family. Krn inilah energinya. Hs itu lebih berat krn mmg kita sbg ortu justu bertindak sbg pelaku utama pendidikan anak yg hrs update ilmu dan informasi termasuk hrs bnyk sharing dg yg lain. Tdk selalu semua berjalan ideal, drama bs muncul di tengah jalan misalnya ketidak akuran kakak adik (boys always do that 😜) atau krn msh ada balita maka juga msh perlu bnyk waktu utk adik kecilnya ini dsb. Jangan tll stress dan strike pd jadwal. Fokus pada pencapaian, jgn memaksakan diri mjd sempurna dan tdk usah terintimidasi oleh klrg lain 😅 Krn tiap klrg memiliki targetan yg berbeda.

Fokus membangun keluarga yang haus ilmu dan bersemangat menuntut ilmu. Perencanaan dan evaluasi memang membutuhkan kekonsistenan ortu sbg fasilitator belajar anak.

Saling mendoakan insya allah, kita tdk sendiri, ada bnyk ortu dan klrg hebat yg bs dijadikan inspirasi alhmdlh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s