Bangun pagi hsmn

⛅☀⛅☀⛅☀⛅☀⛅

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Bunda-bunda solihat… hari ini tanggl 7 Desember 2015 tema kita adalah:

🌞🌻 Bangun Pagi, Jam berapa? 🌻🌞

Mari sama-sama kita simak artikel berikut ini..

📖📖📖📖📖📖📖📖📖📖📖📖

Hari penuh keberkahan yang dilalui Rasulullah sepanjang hidupnya menjadi pelajaran mahal bagi kita. Kali ini, kita akan mengetahui bagaimana beliau mengawali hari-harinya. Seperti apa beliau membuka siang harinya.

Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam memberi perhatian kepada waktu pagi. Sehingga di dalam hadits tersebut beliau mendoakan agar ummat Islam peduli dan mengoptimalkan waktu spesial dan berharga ini.

Nabi shollallahu ’alaih wa sallam berdoa: “Ya Allah, berkahilah ummatku di pagi hari.” Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam biasa mengirim sariyyah atau pasukan perang di awal pagi dan Sakhru merupakan seorang pedagang, ia biasa mengantar kafilah dagangnya di awal pagi sehingga ia sejahtera dan hartanya bertambah.” (HR Abu Dawud 2239)

Melalui doa di atas Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam ingin melihat umatnya menjadi kumpulan manusia yang gemar beraktifitas di awal waktu. Dan hanya mereka yang sungguh-sungguh mengharapkan keberhasilan dan keberkahan-lah yang bakal sanggup berpagi-pagi dalam kesibukan beraktifitas.

Menarik sekali memperhatikan pembukaan hari. Karena pembukaan bisa menentukan aktifitas sepanjang harinya. Lihatlah umpamanya hadits berikut,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wasallamberkata,
“Tidaklah tiba pagi hari bagi para hamba kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satu di antara mereka berdua berkata: Ya Allah berikanlah ganti bagi orang yang berinfak. Yang lain berkata: Ya Allah berikanlah kehancuran bagi orang yang pelit.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan hadits itu, kita pahami bahwa membuka hari tidak boleh dengan kesalahan. Bukankah jika ada seseorang yang salah membuka harinya, ia akan hidup sepanjang hari dalam kutukan doa malaikat. Dan sebaliknya, bagi yang benar memulainya maka ia akan mendapatkan cahaya doa malaikat.

Jadi, mengawali hari sangatlah penting untuk keberlangsungan hari-hari yang baik dan penuh berkah.

Nah, bagaimana Nabi mengawali harinya sebelum matahari pagi menebarkan sinar terangnya.

DR. Abdul Wahhab bin Nashir Ath Thurairy dalam bukunya al Yaum an Nabawi menyampaikan rangkaian aktifitas Nabi yang dilakukan untuk mengawali hari,

Kemudian Nabi shalat Sunnah Qobliyyah Shubuh 2 Rokaat. Shalat dengan cepat. Hingga ada yang berkata: Apakah Nabi membaca Al Fatihah dalam shalatnya?
Karena begitu cepatnya. Di Rakaat pertama setelah Al Fatihah, beliau membaca Al Kafirun. Dan pada rakaat kedua membaca Al Ikhlas. Terkadang di rakaat pertama membaca Al Baqarah: 136 dan di rakaat kedua membaca Ali Imron: 64.
Jika telah selesai dari shalat tersebut dan istrinya sudah bangun, beliau berbincang dengannya dengan perbincangan penuh kenyamanan dan kebahagiaan. 
Tapi jika istrinya masih tidur, beliau tiduran miring ke kanan (untuk istirahat) sampai tiba waktu shalat Shubuh. 
Jika Bilal radhiallahu anhu melihat para sahabat telah berkumpul di masjid, dia mendatangi Rasulullah dan berkata: Shalat ya Rasulullah. 
Rasul pun keluar (dari rumahnya) menuju masjid. (al Yaum an Nabawi h. 8-10)

Ya, sebuah teladan yang sangat menarik. Agar hari ini berkah.

Adzan Fajar (Shubuh) yang dikumandangkan, pertanda siang hari dimulai. Saat itulah Nabi melakukan dua amal mulia untuk siang harinya. Bahkan matahari belum lagi menampakkan dirinya. Sinarnya belum lagi menyapa bumi dan penghuninya.

Nabi mengawali hablum minallah (hubungan dengan Allah), dengan melakukan shalat ringan dua rakaat (Qobliyyah Shubuh). Shalat sunnah yang satu ini sangat istimewa di bandingkan shalat-shalat rawatib (pengiring shalat wajib) lainnya. Sehingga ia merupakan shalat sunnah yang tidak ditinggalkan oleh Nabi saat semua shalat rawatib ditinggalkan ketika sedang safar (dalam perjalanan). Karena keutamaannya yang luar biasa,

عن عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Dari Aisyah, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam berkata,
“Dua rakaat (sebelum) Shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya.” (HR. Muslim)

Semulia itulah shalat ringan yang mengawali hari-hari Nabi dan orang-orang beriman.

Dan untuk mengawali hablum minannas (hubungan dengan sesama manusia), beliau mendatangi orang terdekat dan terkasih dalam hidupnya. Yaitu istrinya. Beliau menyambut pagi dengan merekahkan senyum bagi istrinya. Kalimat lembut yang hadir dari hati menyapa penuh makna.

Bayangkan seorang istri yang membuka cahaya harinya dengan perbincangan penuh kasih sayang dari suaminya! (DR. Abdul Wahhab Ath Thurairy)

📚Sumber:
* budi Ashari http://www.parentingnabawiyah.com/index.php/artikel–keluarga/untuk-keluarga-parenting-nabawiyah/101-cara-nabi-mengawali-hari
* Ihsan tanjung. http://m.eramuslim.com/suara-langit/ringan-berbobot/raih-keberkahan-di-pagi-hari.htm

Tim Tema Diskusi Harian HSMN Pusat

HSMN.Timtemadiskusi@gmail.com

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔅🔆🔅🔆hsmn🔆🔅🔆🔅
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
👥facebook.com/hsmuslimnusantara
👥FB: HSMuslimNusantara Pusat
📷 instagram: @hsmuslimnusantara
🐤 twitter: @hs_muslim_n
🌐 web:
hsmuslimnusantara.org

📖📖📖📖📖📖📖📖📖
💛Nah, bunda semoga artikel mampu menjadi tadzkirah bagi usaha bangun dan membangunkan kita sekeluarga di waktu pagi

sebabagaiman dlm buku Dahsyatnya Bangun Pagi, Tahajud, Subuh & Dhuha
Penulis: Fadlan al-Ikhwani
Penerbit: Shahih (Ziyad Visi Media)
Ada empat kemenangan yang bisa kita raih setiap hari. Seperti penggalan kalimat yang saya tulis di awal. Empat kemenangan itu adalah bangun pagi, shalat tahajud, shalat subuh berjama’ah, dan shalat dhuha.

Bahwa bangun pagi. “Saat terbangun di 1/3 malam, kita berhak merayakan kemenangan. Karena setan sudah bisa kita lumpuhkan satu kekuatannya – saat kita memuji Allah. Babak pertama pun kita menangkan.” Itulah kalimat pembuka di segmen Meraih Empat Kemenangan. Bangun pagi memang sulit, banyak yang menghalangi. Antara lain menyangkut keinginan, lemahnya motivasi, kebiasaan yang belum terpola, begadang, bermaksiat di siang hari, lalu memperturutkan rasa malas. Namun dibalik semua penghalang itu, bangun di 1/3 malam terakhir (beberapa saat menjelang subuh) memilki keutamaan, seperti yang difirmankan Allah dalam al-Qur’an:

Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk), dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.” (QS.Al-Muzammil:6)

Itulah sebuah fakta dari Allah swt. Tak heran mengapa orang-orang besar di luar sana bangun lebih pagi. Contoh paling konkrit adalah Rasulullah saw. Beliau pun menggambarkan betapa kuatnya perlawanan setan pada awal bangun pagi itu, sabda beliau saw:

Pada waktu seseorang sedang tidur, setan membuat tiga simpul di kepalanya. Untuk setiap simpul ia mengatakan: “Tidurlah engkau sepanjang malam.” Ketika dia terbangun, lalu dia menyebut nama Allah, maka lepaslah satu simpul. Jika dia berwudhu, lepas pulalah satu simpul. Dan jika dia shalat, terbukalah seluruh simpul. Sehingga, ketika ia bangun pagi badan akan terasa segar bugar dan penuh semangat. Jika tidak, dia akan bangun pagi dengan perasaan serba tak enak dan malas. (HR.Bukhari)

Di antara manfaat bangun pagi lainnya yang ditulis oleh sang penulis antara lain memudahkan terbukanya pintu rezki, meningkatkan produktifitas, terapi yang menyehatkan, dan meraih keberkahan hidup. Metode yang ditawarkan penulis agar bisa bangun pagi antara lain ikhlas, kuatkan keinginan, tidak tidur terlalu malam, berwudhu’ dan shalat sebelum tidur, selalu berdo’a, tidak bermaksiat, dan mengingat keutamaannya.

💚Yuk Bunda2 shalihat..
mari kita saling memulai Bangun pagi dengan rangkaian kebajikan sesuai dengan agenda keluarga kita.. Semoga Allah Menggolongkan kita kedalam hamba2Nya yang istiqomah dalam fastabiqul khirot👪💪🏾

⛅☀⛅☀⛅☀⛅☀⛅

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s