Mimisan preview

[8/25, 09:44] ‪+62 821-2229-2297‬: Secara umum, mimisan dipicu oleh:

Suhu udara yang ekstrem, baik terlalu panas maupun terlalu dingin. Bisa juga terjadi karena perubahan cuaca yang sangat drastis.
Kebiasaan anak yang sering mengorek lubang hidung.
Hidung yang terbentur benda keras atau terjatuh
Masuknya benda-benda kecil ke dalam hidung yang membuat hidung mengalami pendarahan
Terlalu lelah bermain
Terlalu kencang saat menbuang ingus atau mengembuskan udara
Anak dengan riwayat alergi. Misalnya, anak yang sering pilek (flu) atau bersin-bersin juga lebih sering mengalami mimisan.
[8/25, 09:44] ‪+62 821-2229-2297‬: Terdapat dua faktor penyebab mimisan, yakni:

Faktor organik
Ditandai oleh kelainan organ bawaan sejak usia dini. Bisa berupa kelemahan pada organ atau pembuluh darah hidungnya. Misalnya, pembuluh darah hidungnya terlalu lebar, terlalu tipis atau rapuh. Dengan begitu, ketika aktivitas anak terlalu berlebih, kena iritasi, atau mengalami stres, akhirnya mimisan.
Faktor gangguan medik
Terjadi karena adanya gangguan pembekuan darah. Mimisan karena faktor ini disebabkan pembuluh darah dan trombosit (keping darah) gagal berfungsi menutup luka.
[8/25, 09:44] ‪+62 821-2229-2297‬: Sekilas Tentang Mimisan

Mimisan atau epistaksis ialah pendarahan dari hidung. Di hidung terdapat banyak pembuluh darah halus, terutama di daerah cuping hidung. Pembuluh darah itu dapat pecah jika terdapat faktor-faktor pencetusnya. Saat itulah terjadi mimisan. Anak-anak rentan terhadap mimisan karena selaput lendir dan pembuluh darahnya masih sensitif.
[8/25, 09:45] ‪+62 821-2229-2297‬: Cara Mengatasi Mimisan

Saat pertama kali terjadi mimisan pada anak, sebaiknya Anda tidak perlu panik. Lakukanlah pertolongan pertama dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Dudukkan anak dengan kepala condong ke depan. Hal ini menghindari tersedak atau muntah darah akibat darah berbalik arah ke kerongkongan. Dengan duduk, aliran darah akan melambat. Hindari posisi menengadah atau tidur karena darah dapat tertelan.

Tekan pangkal hidungnya dengan ibu jari dan telunjuk. Sebaiknya, gunakan kain atau tisu bersih saat menekan sehingga darah tidak berceceran. Lakukan selama 1-2 menit. Tenteramkanlah jika ia merasa tidak nyaman. Atau jika ia sudah mengerti, ajari bernapas melalui mulut sejenak.
Jika darah belum berhenti, coba kompres hidungnya dengan es yang dibungkus sapu tangan. Es dapat mengecilkan pembuluh darahnya. Ulangi juga menekan pangkal hidung.
Hindari menyumbat dengan kain, tissue atau daun sereh karena akan memperlama proses pembekuan darah.
Setelah pendarahan berhenti, cegah anak mengorek-ngorek hidung. Biasanya dengan bertambahnya usia, mimisan jadi berkurang, karena pembuluh darah dan selaput lendir hidungnya semakin menguat.
[8/25, 09:45] ‪+62 821-2229-2297‬: Kapan Perlu ke Dokter?

Meskipun sebagian besar kasus mimisan ialah ringan, terkadang ada pula mimisan yang terjadi karena sebab serius. Sebaiknya orangtua segera membawa anaknya ke dokter apabila :

Mimisan tidak berhenti dengan penekanan setelah 10-20 menit
Mimisan yang hebat, dapat menyebabkan pingsan
Mimisan berulang dalam periode singkat disertai darah yang banyak
Anak merasa pusing, lemah atau merasa akan pingsan
Mimisan pada bayi atau anak berusia di bawah 2 tahun
Adanya Sumbatan jalan napas
Mimisan akibat trauma pada wajah
Mimisan disertai demam atau muntah darah.
[8/25, 10:44] ‪+62 815-1444-2279‬: @Asni
Mimisan hrs aware ketika kondisi:

1⃣ Mimisan tidak berhenti dengan penekanan setelah 10-20 menit
2⃣ Pingsan
3⃣ Mimisan berulang dalam periode singkat disertai darah yang banyak
4⃣ Anak merasa pusing, lemah atau akan pingsan
5⃣Mimisan pada bayi atau anak berusia di bawah 2 tahun
6⃣Adanya Sumbatan jalan napas
7⃣Mimisan akibat trauma pada wajah
8⃣Mimisan disertai demam atau muntah darah.
[8/25, 11:03] ‪+62 815-1444-2279‬: @Renny
Secara umum, mimisan dipicu oleh:

1⃣Suhu udara yang ekstrem, baik terlalu panas maupun terlalu dingin. Bisa juga terjadi karena perubahan cuaca yang sangat drastis.
2⃣Kebiasaan anak yang sering mengorek lubang hidung.
3⃣Hidung yang terbentur benda keras atau terjatuh
4⃣Masuknya benda-benda kecil ke dalam hidung yang membuat hidung mengalami pendarahan
5⃣Terlalu lelah bermain, iritasi, dan stress
6⃣Terlalu kencang saat menbuang ingus atau mengembuskan udara
7⃣Anak dengan riwayat alergi. Misalnya, anak yang sering pilek (flu) atau bersin-bersin juga lebih sering mengalami mimisan.

Nangis kencang dan lama adalah stress bagi diri anak, jd faktor psikologis juga brpengaruh, seperti poin 5⃣👆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s