Berdoa sebelum berbuka puasa

DAHSYAT NYA DOA SEBELUM BERBUKA PUASA.

Ada suatu waktu yg mustajab untuk berdoa, dimana doa tsb tidak akan ditolak oleh Allah SWT, yaitu berdoa saat menjelang berbuka puasa dan menjelang makan sahur.
Sayang banyak kaum muslimin tidak mengetahuinya.

Di Mekkah & Madinah, satu jam sebelum adzan maghrib orang-orang sudah menengadahkan tangan ke langit berdoa untuk kemudahan dari segala hajat, baik hajat dunia maupun akhirat, mereka berdoa dengan syahdu sepenuh keyakinan, sampai2 air mata mereka mengalir deras.

Ya, berdoa meminta kepada Allah yg Maha Kaya.

Kesalahan yg dilakukan kaum muslimin kita disini (indonesia) yaitu dengan menyia-nyiakan waktu yg sangat mustajab ini dg cara ngabuburit menjelang adzan maghrib.

Memilih berkumpul menghadapi hidangan berbuka, & mereka sudah merasa cukup dengan hanya membaca “dzahaba zhoma’u….”, padahal itu hanya mencakup maknanya berupa laporan & ucapan syukur.

Setelah kita memahaminya, hendaknya min 10 ~ 15 menit sebelum adzan maghrib (sudah dalam keadaan berwudhu) kemudian berdoa meminta apa saja (adabnya dengan didahului puji-pujian kepada Allah & bershalawat atas Nabi).

Allah menggaransi bhw doa-doa tsb akan dikabulkan..”Allah sesuai prasangka hamba kepada Nya”

Manfaatkanlah waktumu sobat, bukan hanya demi santapan atau berburu makanan saat jelang buka.

Berdo’alah untuk diri kita, keluarga kita, orangtua kita, sahabat kita, negeri kita.

Musuh2 islam tahu betapa hebat ummat Muhammad SAW bila mrk berdo’a kpd Rabb nya disaat menjelang berbuka. Krn itu, mrk buat tipu daya utk melalaikannya dgn program2 TV & media lainnya di waktu2 yg mustajab menjelang berbuka & menjelang sahur (2/3 malam).
Sehingga ummat muslim tak sempat utk berdoa.

Semoga nasehat yg singkat ini bermanfaat bagi umat yg belum mengetahui nya.

..أمـــــين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ..

✔️ Dalilnya:

“Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi”

(HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi)
~~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s