Note 002/2014/Pornografi

Nilai baik itu fitrah untuk diikuti. Bahkan seorang anak pun ternyata sangat mudah untuk diajak pada kebaikan. Terkadang kita merasa suatu bahasan terlampau berat hingga tidak melibatkan anak2. Padahal bisa jadi ini adalah informasi yang perlu mereka tahu dan sangat memungkinkan untuk diaplikasikan

Pulang berenang di rumah bata, anak2 kelaparan. Jadilah kami solat maghrib dan makan malam di resto ayam lepas soetta. Abi msh di jkt. Setelah makan ummi bercerita ttg petisi di change.org yang menuntut tayangan YKS :Yuk kita smile -Transtv dihapuskan. Maksudnya mau mengingatkan anak2 agar ga usah lagi ikut2an temen nyanyiin lagu goyang sesar. Termasuk salman yang suka nyanyi : buka bikit joss.. *disambut protes mas umar: dikit..man.. Bukan bikiit..*

Rupanya mb azka amat penasaran dan ingin melihat petisinya. Bahkan azka dan umar sepakat kalau acara itu kasar. Gak bermanfaat dan goyang2 gak jelas. Kemudian panjang cerita mengalir kemudian dari mrk berdua tentang fenomena yks ini. Ada yang menjejalkan tepung ke mulut, jadi banci laah, ejek2an kasar laah. Ummi ckp kaget mendengar komentar anak2 yang ternyata risih diberikan tayangan spt itu

Maka diskusi pun berlanjut soal musuh2 islam yang berusaha menghancurkan tdk lagi sekedar fisik tp mental anak muslim dirusak lwt tayangan tdk mendidik, sinetron, game yang berbau pornografi. Seperti saat ikut seminar bu elly risman. Ummi cerita sedih dan takutnya ummi akan masa depan anak2 jika terus menerus digempur musuh berbahaya seperti tv dan internet tanpa batas. Azka umar makin antusias betapa mrk sering sdg mau buka sebuah site kok yang keluar iklan gak jelas. Duuh anak2kuu.. Semoga Allah menjaga kalian semua ya..

Maka mengalirlah kisah mengapa ummi dan abi berharap kami semua menjadi penghafal quran. Karena quranlah cahaya, penuntun hidup, petunjuk jalan yang akan melindungi mereka semua. Mengapa ummi abi tak habis nengingatkab untuk sholat wajib dan sunnah dan tahajjud.
Agar terhindar dari perbuatan keji dan mungkar.
Agar bisa mencontoh generasi shahabat yang menoreh prestasi sejak belia.
Agar meniru muhammad al fatih yang pada usia mudanya memiliki hafalan quran, hadist dan menguasai berbagai bahasa sehingga mampu menjadi panglima terbaik atas pasukan terbaik yang ditakdirkan Allah menaklukkan konstantinopel sebagai bukti ramalan Rasulullah tercinta.
Sungguh berkebalikan dengan generasi muda kini yang disibukkan dg fanatisme pada boyband/girlband dan mengejar setiap konsernya. Benar2 upaya penghancuran generasi yang hilang jati diri

Anak2ku.. Begitu sayang kami padamu. Semoga kita semua diistiqomahkan untuk merelakan diri diatur dengan aturan-Nya saja. Meski harus menjadi orang asing karena berbeda dengan kebanyakan.
Karena kita memiliki mimpi yang tinggi untuk kejayaan Islam.
Dan memastikan kita semua menjadi bagian darinya. Hingga kelak berkumpul semua di syurga-Nya
Aamiin Ya Rabbal’alamiin.. Izinkan kami atasnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s