Cerita Salman 8 – Sensitif

S : (siang hari di mobil pulang sekolah) “Ummi, kata bunda amel, hati perempuan itu sensitif. Sensitif itu apa sih?” Bunda amel adalah guru di sekolah salman. Sambil sekuat tenaga menahan geli, ummi menjawab
U : “sensitif itu halus, lembut.. Harus disayang man. Jadi aman harus sayang sama ummi, sama mbak azka.. ” dalam hati saya berfikir jangan2 si bunda sedang curcol nih, hwehehe..
S : “soalnya nada di sekolah cuman dibercandain sedikit, langsung tutup muka gini sambil nangis. Perempuan itu kalau nangis kok sambil tutup muka sih mi?”
Hoho.. Ummi mulai faham perkaranya, ini bukan bunda guru yg sdg galau🙂
U : “Nah itulah man, hati perempuan itu sensitif, aman harus hati2.. Menurut aman bercanda padahal kata nada mah bukan bercanda, nada gak suka, maka nada nangis sedih. Lain waktu jangan bercanda lagi ya”
S : “Kata aku mah hati laki2 juga sensitif atuh mi. Kan pernah bunda bilang ke aku terus aku jadi nangis, padahal bunda bilang cuman bercanda kok aman.. Tapi kata aku mah bukan bercanda.. Jadi aku juga bisa sensitif” (sambil ngotot dan manyun2 semangat cerita seperti biasa)
Dan ummi hanya bisa terdiam akhirnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s