Untuk Sahabat

Setiap orang pasti bermimpi indah tentang pernikahan. Mendapatkan pangeran atau putri idaman, tinggal di istana indah dan megah dikelilingi anak-anak yang cantik dan tampan, selalu tersenyum bahagia dan saling mencinta selamanya sampai maut memisahkan.

Namun mimpi indah pernikahan itu ternyata memang misteri maha dahsyat dari Sang Maha Pencipta sehingga banyak yang telah lama menanti kapankah waktunya tiba, atau ternyata pangeran tak sesuai bayangan atau sang putri tak secantik angan-angan, atau alih-alih istana melainkan gubuk, atau tak kunjung pula dikaruniai buah hati dan betapa sulitnya untuk tersenyum dan mencinta.

Karena sesungguhnya menikah itu bukan tujuan akhir seperti layaknya sebuah ‘happy ending story’

Maka tidak selayaknya pula kita menyikapinya dengan penuh kegusaran dan khawatir jika berakhir dengan tidak indah dan memilih untuk menundanya ataupun malah menolak membuat ikatan..

Itu adalah proses belajar sepanjang masa

Kala sepotong hati mencari pasangannya

Maka sangatlah mungkin potongan itu berada pada seseorang yang sangat berbeda karakter, cara pandang, kebiasaan, latar belakang, sifat, kesukaan, minat, kepribadian, filosofi hidup, cita-cita, masa lalu, pola fikir, selera, pekerjaan, suku, ekonomi, aktivitas, etika, tata nilai, mimpi…

Karena dengannya kemudian kita belajar, memaknai hidup seutuhnya

Karena dengannya kita sangat sadar bahwa tidak ada manusia yang sempurna, dan kesempurnaan itu hanya milik Allah saja

Karena dengannya membuat kita tunduk takdzim dan bersujud pada Sang Kuasa atas semua kekhilafan diri dan meminta ditunjukkan jalan keluar

Karena dengannya kita menengadahkan tangan kuat-kuat mohon dikabulkan doa dan diberi kesabaran menghadapi ujian

Karena dengannya hari-hari kita kemudian berisi pergiliran tangis dan senyuman

Karena dengannya kita belajar arti mencinta dan memberi

Bahwa mencinta itu berarti memberi

Mencinta berarti memberikan waktu kita untuk mendengarkan ceritanya sehari penuh

Mencinta berarti seorang lelaki merelakan peluh dan penatnya setiap hari demi memberi nafkah pada perempuannya

Mencinta berarti mengubur mimpinya untuk memberi solusi bagi kebahagiaan bersama

Mencinta berarti melupakan sakit persalinan demi memberi keturunan pada pasangan

Mencinta berarti memberikan senyuman pada seluruh hidupnya

Mencinta berarti memberikan dirimu padanya, sepanjang hidup

Maka soal masakan yang tidak singkron di lidah, baju kotor di balik pintu, handuk basah di atas kasur, kemeja tidak dimasukkan ke dalam celana, koran tidak dilipat kembali, motor kotor dibiarkan tidak tercuci, rutinitas jelang tidur yang menjengkelkan, daftar list belanja bulanan yang panjang, makan bubur dicampur semua atau tidak,

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s