Kepingan Hatiku yang Dibawanya Pergi #bunda iis

Beda usia 5 tahun membuatku sempurna menjadi kakak perempuan yang ingin selalu menjagamu

Kamu sangat mandiri dek, ingin masuk TK sebelum usianya hingga membuat mamah menyekolahkanmu dulu di TK dekat rumah. Betapa tak bisa terlupa wajah mungilmu yang cantik berhias lipstik saat berpakaian adat peringatan hari Kartini yang membuat kami gemas  karena dirimu sulit mengatupkan bibir merah berusia 4tahun

Kelas 1 SD tubuh mungilmu percaya diri ingin berangkat sekolah sendiri naik angkot, sampai2 membuat mamah bersembunyi dan menjaga jarak agar tak terlihat mengawalmu

Masa kecilmu yang hobi minum susu membuat tubuh mungil itu tumbuh sehat, tinggi melampauiku..

Engkau yang membersihkan luka mamah pasca operasi usus buntu sebelum aku bahkan sempat memintanya

Ingat saat kita ke masjid DT pertama kali dek, berdua saja naik angkot, engkau menurut aku ajak  di awal2 kau kenakan jilbabmu

Kemudian diskusi kita tentang pesantren itu, tapi kemudian aku yang nampaknya tak mampu berjauhan denganmu hingga membuatku dan aa memintamu untuk tetap di Bandung

Dan kemudian aku menikah, hamil, dan engkau salah satu motivatorku menjadi ibu lewat wajah bahagiamu, mendekap bayi  mba azka mungil ponakanmu untuk kau gendong, kau bawa berjemur, kau mandikan penuh cinta. Begitu pula saat umar dan salman lahir, sayangmu makin bertambah bagai pada anak sendiri : mengajak bermain, membelikan mainan, membelikan baju, menjaga mereka dengan telaten bersama mamah saat aku pergi haji.. Memberikan mesin pembuat arumanis..Aku sudah sangat berazzam untuk memberikan cinta penuh+perlakuan terbaik pula pada anak2mu kelak

Di BIR, tengah hari, aku sedang bersantai selepas menyusui, ada kabar engkau di RS al islam karena kakimu patah saat terjatuh dari motor ojek menjelang berangkat kuliah ke jatinangor. Mata khawatirku yang memburumu kau sambut dengan senyum menenangkan, tidak menampakkan keluh

Hari wisudamu kau berdandan sendiri begitu cantiknya. Aku baru mengenal eyeliner darimu dek

Saat pindah rumah ke jatimulya kau datang membantu dan selalu hadir pada momen2 penting lainnya dek, pembukaan salon muslimah, grand launching galenia, perhatianmu pada keluarga, terima kasih ya sayang..

Aku menikmati saat kau mau meluangkan waktu untuk sekedar pijit, luluran, hairspa ataupun coloring rambutmu yang hasilnya aneh bin ajaib, bahkan terakhir kita bertemu kamu sempat bilang mau dicat lagi meskipun akhirnya batal karena fisikmu lelahsetelah selesai beraktivitas seharian

Aku merias wajah cantikmu saat khitbah dek.. saat pengajian H-1 akad nikahmu..sungguh kebahagiaan seorang kakak bisa mendampingi hari bahagiamu, haruku menuntunmu menuju pelaminan, wajahmu bagai bidadari saat itu, cantik tak terkira

Kita ke lombok sekeluarga lengkap, snorkling, makan, berkumpul dan merencanakan liburan lengkap selanjutnya tanpa acara hilangnya salman. Kamu lebih pucat dariku saat menyadari salman hilang dulu

Syukuran rumah cibubur engkau begitu bahagia kedatangan semua keluarga yang mencintaimu, meski betapa jauhnya perjalanan dari kantor hingga engkau diminta  tinggal di kalibata

Kita berlebaran idul adha bersama di taurus, foto bersama di ruang keluarga, berharap tahun berikutnya bisa berkumpul lengkap kembali. Kita foto di jonas, berganti kostum, engkau selalu sigap membantuku handle anak2. Bahkan kita berencana foto keluarga dengan baju kelelawar model baru beserta calon anggota keluarga baru, engkau pilihkan warna cantik untuk kami semua

Engkau bantu persiapan seserahan calon kakak iparmu, sesuai minatmu menjelajah berbagai tempat dan memilihkan yang terbaik, hal yang sama sekali aku awwam

Engkau bersabar dengan segala apa yang dirasa  dan berikhtiar : terapi lintah, ruqyah, bekam, refleksi, minum jamu, ke sukabumi, cirebon, cek up dokter, harapan kita, boromeus, ingat saat aku berkesempatan menemanimu, kita 4 bersaudara yang kompak berjanji tidak mengabari orang tua yang sedang ibadah haji, kamu begitu sabar dek, sedang aku selalu khawatir saat mendengar batukmu, memijat punggung dan tengkukmu, melihat ujung jarimu yang biru, mengelap keringat dinginmu, menyisir rambut lebatmu, membelikan tabung oksigenmu, melihat kakimu yang bengkak

Tapi kemarin itu kamu baik2 saja dek, begitu segar, pulang kerja makan, ngobrol dan pamit ke kamar, tengah malam aa membaca statusmu tentang tidak bisa tidur dan memijitimu sampai engkau menyuruh untuk kembali ke kamar dan beristirahat. Menjelang subuh mamah mengetuk pintumu kau sudah tidur selamanya dengan tenang dek.. Allah amat cinta padamu, mengambilmu saat kau lelap.. Belum tentu kami kelak berkesempatan..

Tanah pemakaman gumuruh yang padat ternyata memilihmu untuk menghuni satu lahan kosong di bawah pohon rindang, agar kami mudah menemuimu, agar kami mudah berkunjung saat rindu menyapa. Betapa banyak yang takziyah kehilanganmu dek.. Engkau pergi tanpa pamit padaku, terakhir bertemu malam minggu saat kau pulang menjelajah bandung bersama suami tercinta dan masih ingin bermain bersama abiq dan aki (panggilan hanya darimu), sebelumnya, midnight the grey saat doubledate mengingatkan kita akan kematian.. sepulang syukuran milad om emil 16 feb di mbah jingkrak, dan engkau yang traktir..

terkenang :

“Ummi, hamil anak kembar yaa.. nanti aku yang urus..”

“Kalau melahirkan itu apakah kita akan sesak nafas mi? seperti lari keliling lapangan bukan? kalau begitu rasanya, aku gak akan bisa”    padahal kamu amat sangat mendambakan bayi

Engkau masih sangat muda dek, tapi Allah memilihmu dulu untuk bertemu dengan-Nya, kami jelas tak mampu menandingi cinta-Nya

Selamat jalan sayang, tunggu kami, doakan kita semua berkumpul di syurga, maafkan mbakmu ya sayang

Miss u so much

*anak2mu begitu kangennya, mba azka, mas umar, salman

 

Faizah Farah Diba binti Chozin Chumaidy

Lahir : 16 Oktober 1985

Wafat : 15 Maret 2012

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s